Berita/Artikel Litbang Share Information - berita/artikel terkait litbang industri

News/Artikel Litbang Industri terkini

Berbagai lapisan polimer tersedia dalam bentuk pelumasan, cairan anti-mikroba, polimer penolak air. Setiap varian digunakan untuk berbagai aplikasi. Selain sanitasi, kekhawatiran lain tentang pelapis adalah zat alergenik, risiko infeksi baru, standar kompatibilitas FDA, ketahanan terhadap penyerapan dan transferensi mikroba. Penelitian telah melihat perkembangan pelapis untuk meningkatkan kinerja perangkat. Continue reading
Badan Penelitian dan Pengembangan Industri berupaya meningkatkan penelitian dan pengembangan guna menghasilkan produk kreatif yang dapat berlaga di pasar internasional. Lintong Sopandi Hutahean, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Industri Hijau dan Lingkungan Hidup Kemeterian Perindustrian (Kemenperin), menyampaikan hasil penelitian dan pengembangan dapat menjawab segala peluang dan tantangan. Pemerintah berharap investasi baru berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi akan mengalir serta menghasilkan berbagai inovasi. Continue reading
Badan Penelitian dan Pengembangan Industri bekerja sama dengan PT. Rekadaya Multi Adiprima untuk meningkatkan penelitian dan pengembangan komponen lokal guna memenuhi industri otomotif agar dapat bersaing secara global. Lintong Sopandi Hutahean, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Industri Hijau dan Lingkungan Hidup Kementerian Perindustrian (Kemenperin), menyampaikan kolaborasi antara litbang Badan Penelitian dan Pengembangan (BPPI) dengan produsen komponen otomotif Rekadaya Multi Adiprima (RMA) telah berjalan sejak tahun lalu. Continue reading
MAKASSAR - Industri maritim tak hanya sebatas infrastruktur dan hasil perikanan. Air laut pun bisa dimanfaatkan untuk air minum. Teknologi ini telah diperkenalkan Kementerian Perindustrian, pada puncak perayaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-22, di Wisma Negara, Center Point of Indonesia (CPI), Kamis (10/8/2017). Alat ini bisa digunakan pada wilayah pesisir yang kesulitan air bersih. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri, Ngakan Timur Antara mengatakan, investasi alat ini hanya Rp50 juta. Kapasitasnya kata Ngakan, bisa mengolah lima ribu liter air laut per hari. Menurutnya, alat terbaru ini dikembangkan sejak 2015 lalu dan saat ini masih terus dilakukan penyempurnaan. Continue reading