Berita/Artikel Litbang Share Information - berita/artikel terkait litbang industri

BBTPPI Kembangkan Mikroba Pengolah Limbah Industri

0 Comments
696
02 Mar 2018

Ngakan Timur Antara, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri Kementerian Perindustrian, mengapresiasi penemuan mikroba pengurai limbah oleh Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri (BBTPPI) di bawah naungan Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI)

“Saya menyambut positif. Saya berharap dengan adanya penemuan mikroba ini, BBTPPI terus melakukan identifikasi lebih lanjut. Sehingga kami tahu benar mengenai jenis habitat, serta bagaimana mikroba dapat berkembang,” ungkap Ngakan, di sela kunjungan ke PT.Korin Jaya, Kabupaten Semarang, Selasa (27/2).

Menurut dia, penemuan mikroba pengurai limbah itu dinilai dapat menjawab seputar masalah limbah yang kerap dikeluhkan warga sekitar kawasan industri.

Hal ini mengingat selain dapat merusak lingkungan, limbah pabrik juga dapat menyebabkan kanker apabila tercampur dengan air minum penduduk sekitar.

Penemuan mikroba akan disampaikan Ngakan kepada Kementeian Perindustrian. Pasalnya, seperti yang sudah-sudah, untuk mengurai air limbah, digunakan zat kimia yang justru akan menimbulkan masalah baru seperti munculnya limbah padat yang termasuk kategori bahan beracun berbahaya (B3).

Para peneliti dan perekayasa BBTPPI, menuturkan, mikroba yang digunakan adalah mikroba anaerob khusus pengolah limbah. Dengan mikroba itu, limbah yang dihasilkan akan memenuhi baku mutu air limbah golongan 1, atau standar hasil limbah kualitas terbaik dan bebas dari limbah B3.

Penelitian itu sudah diterapkan di PT.Korin Jaya, perusahaan yang bergerak di bidang produksi karton.

Direktur operasional PT.Korin Jaya, Mr. Park Jung Yong menyatakan limbah yang tadinya berwarna hitam pekat dan padat, kini telah berubah jernih.

“PT.Korin peduli dengan lingkungan. Karena itu, penelitian dari BBTPPI kami terapkan supaya masyarakat terbebas dari dampak permasalahan lingkungan”, tuturnya.

Selain menggunakan mikroba, BBTPPI juga mengembangkan pengolahan air limbah menggunakan tanaman berakar (wetland). Setelah limbah diurai mikroba, limbah akan dilewatkan dalam tanaman berakar, yang akan menyerap unsur-unsur polutan.

Dengan begitu, limbah yang semula berwarna hitam pekat, sudah tampak jernih dan aman bagi lingkungan. “Untuk industri yang limbahnya membahayakan masyarakat, jangan takut untuk menerapkan penelitian BBTPPI ini,” ucap Park Jung Yong. 

0.0
Last Modified: -/-
Related Articles: RI Berpotensi Pacu Daya Saing Sektor Hasil Perkebunan Melalui Industri 4.0 Kemenperin Gelar Indonesia Industrial Summit (IIS) 2019 Kemenperin Siap Telurkan Inovasi Startup Industri Kerajinan dan Batik Kemenperin Ukur Ratusan Industri untuk Siap Memasuki Era 4.0 Perusahaan Manufaktur Nasional Siap Bertransformasi Menuju Industri 4.0 Industri Manufaktur Nasional Sumbang PDB Tertinggi di Asean Gaet Ratusan Pelanggan, Layanan Balai Riset Industri di Medan "Laris Manis" Menperin Serahkan Penghargaan Industri Hijau Kepada 143 Perusahaan Balai Riset Kemenperin di Surabaya Luncurkan Inovasi Berbasis Industri 4.0 Manufaktur Berdaya Saing Tinggi, Pemerintah Fokus Perkuat Industrialisasi
BBTPPI Kembangkan Mikroba Pengolah Limbah Industri

No Comments Yet...

Leave a reply

Your email address will not be published.