Berita/Artikel Litbang Share Information - berita/artikel terkait litbang industri

Alternatif Kemasan Ramah Lingkungan untuk Makanan dan Minuman

0 Comments
1193
27 Jan 2017

Kini kemasan tidak hanya harus unik dan kuat, sudah banyak pelaku industri baik makanan dan minuman kemasan yang peduli akan isu global warming. Sehingga mulai beralih menggunakan kemasan ramah lingkungan atau yang biasa disebut dengan sustainable packaging. Seperti yang kita tahu pencemaran lingkungan menjadi permasalahan yang cukup sulit diatasi, dan penyumbang terbesar pencemaran lingkungan ini adalah akibat penggunaan kemasan plastik yang tidak bisa diurai, ditambah pemakaian palstik pada kehidupan sehari-hari pun tidak bisa dihindari.

Menurut data riset Kementrian Lingkungan Hidup Indonesia, sampah plastik yang terbuang kini mencapai kurang lebih 26.500 ton per hari. Untuk itu, pemerintah membuat kebijakan dengan memberikan biaya tambahan jika ingin menggunakan kantong plastik pada saat berbelanja di Supermarket atau mall. Nah berikut adalah kemasan ramah lingkungan yang bisa digunakan untuk produk makanan dan minuman Anda.

Penggunaan plastik berbahan dasar polypropylen
Penggunaan styrofoam yang sering diaplikasikan oleh pengusaha kuliner kini sudah mulai ditinggalkan karena seperti yang kita tahu bahwa bahan dasar ini sangat sulit untuk dilebur. Diperlukan minimal 100 tahun untuk dapat melebur kemasan dari bahan tersebut. Untuk itu  banyak pengusaha yang memulai mengganti kemasan dengan materian sintesis tersebut dengan wadah plastik berbahan dasar polypropylen yang ramah lingkungan.

Penggunaan wadah biofoam
Biofam juga bisa digunakan sebagai kemasan pengganti Styrofoam yang berbahan dasar alami dan pastinya dengan mudah mengalami proses penghancuran. Bahan baku untuk membuat kemasan ini menggunakan pati dengan tambahan serat untuk memperkuat struktur. Keduanya Dapat ditemukan dari tanaman pangan apapun yang mengandung unsur-unsur tersebut. proses pembuatannya menggunakan teknologi thermopressing, dengan mencampurkan adonan pati serat dan bahan aditif lain kedalam komposisi tertentu dan selanjutnya di cetak pada suhu 170-180 celcius selama 2-3 menit.

Kemasan Edible Packaging
Kalau tak mau buang sampah kemasan makanan, makan juga kemasannya. Dengan penggunaan kemasan edible packaging ini konsumen bisa mengkonsumsi kemasannya sekaligus yang tentunya aman dan ramah lingkungan. Kemasan menggunakan metode ini dikelompokan menjadi dua fungsi ada yang berguna untuk pelapis (adible coating) dan ada yang berbentuk lembaran (edible film).

Dengan adanya penemuan alternatif kemasan yang ramah lingkungan ini, diharapkan dapat berguna untuk mengurangi pemanasan global. Namun tanpa adanya kesadaran dari pengusaha tentu hal ini malah akan jadi percuma. Maka, dari sekarang mulailah tingkatkan kesadaran kita akan global warming dan beralihlah menggunakan metode kemasan yang aman untuk bumi kita.

Sumber : http://goukm.id/alternatif-kemasan-ramah-lingkungan/

0.0
Last Modified: Tuesday 14 February 2017 20:26
Related Articles: Uji lapisan polimer untuk kanker, mencegah infeksi, mendeteksi kontaminasi bakteri RI-India Perkuat Kerja Sama Litbang di Sektor Industri Makanan Kementerian Perindustrian Tawarkan Solusi untuk Hilirisasi SDA di Kutai Kartanegara dan Kutai Timur Meningkatnya penggunaan pembungkus untuk menggerakkan pasar daur ulang botol plastik secara global Kemasan biodegradable meningkatkan umur simpan produk pangan Mikrosfer alami dari biopolimer PHA untuk perawatan pribadi dan produk kosmetik Pelapis Keramik untuk Automotif yang Tahan Temperatur Tinggi Rekayasa solid tyre ber-TKDN tinggi untuk IKM Kursi Roda Pasien Kerjasama RBPI Oven Gas Manual untuk Produksi Kue dan Roti Pemerintah Kaji Fasilitas "Tax Allowance" untuk Industri yang Kembangkan Pendidikan Vokasi
Kemasan Ramah Lingkungan

No Comments Yet...

Leave a reply

Your email address will not be published.