Berita/Artikel Litbang Share Information - berita/artikel terkait litbang industri

Launching Ujicoba Komersial Mesin Pengolah Cokelat, Kerjasama litbangyasa BBIA & PT. Tama Cokela

0 Comments
87
18 Sep 2017

Salah satu hasil Rancang Bangun dan Perekayasaan Industri (RBPI) Balai Besar Industri Agro yang telah dilakukan adalah penelitian, pengembangan dan perekayasaan alat/mesin pengolah cokelat. Alat tersebut diujicobakan secara komersial pada industri pengolahan Cokelat yaitu PT. Tama Cokelat Indonesia.

Pada tangga 17 September 2017 bertempat di PT. Tama Cokelat Indonesia di Garut, Balai Besar Industri Agro dengan PT Tama Cokelat Indonesia melakukan penandatangan kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU)  dalam rangka uji coba komersial mesin pengolahan cokelat.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Balai Besar Industri Agro, Ir. Umar Habson. MM dan Kiki  Gumelar S, ST, M.Par selaku Direktur dari PT Tama Cokelat Indonesia, Dirjen Penguatan Inovasi Kemenristek Dikti Dr. Jumain Appe, serta Direktur Inovasi Industri Ir. Santosa Yudo Warsono.

Dirjen Penguatan Inovasi Kemenristek Dikti Dr. Jumain Appe dalam sambutannya mengatakan, Kerjasama antara Balitbang dan Industri perlu senantiasa dilakukan, dan pemerintah bertekad untuk memberi kemudahan.

Kepala Besar Balai Besar Industri Agro, Umar Habson mengatakan, BBIA berharap bahwa kerjasama uji coba komersial tidak saja akan mempercepat disiminasi hasil litbangyasa, tetapi juga merupakan nilai tambah bagi kedua belah pihak. Sehingga didapatkan hasil yang baik bagi pengambil kebijakan termasuk upaya perkembangan teknologi itu sendiri.

Kedepan, BBIA menghendaki agar model kerjasama antara dunia penelitian pemerintah dan dunia akademisi yang dilakukan bersama antara pihak pelaku usaha dengan uji unjuk kerja, dapat memenuhi harapan pelaku usaha itu sendiri. Tidak saja sebagai tempat uji coba dalam litbangyasa, namun juga berperan aktif pada hasil-hasil penelitian yang teknis, dan non-teknis seperti penghitungan tekno ekonominya.

Uji coba secara komersial ini juga diharapkan bisa dilanjutkan dengan kegiatan Litbangyasa lainnya, termasuk kerjasama yang dimulai sejak tahun 2013 hingga 2017. Kajian-kajian lanjutan akan menjadi sumber masukan bagi penyusunan kebijakan pengembangan industri nasional.

Misalnya, dalam pembuatan regulasi teknis, penetapan teknologi untuk sektor tertentu, kebijakan perdagangan berbasiskan kemampuan industri, strategi ke arah peningkatan daya saing, dan lain-lain.

Mesin Pengolah Cokelat yang dibuat oleh BBIA ini, merupakan aset pemerintah yang dipinjamkan s ecara cuma-cuma selama uji coba komersial berlangsung. Tiap tiga bulan akan dilakukan evaluasi dan monitoring, sampai uji coba komersial dapat berjalan dengan sempurna.

Acara peluncuran uji coba komersial pengolah cokelat bertepatan dengan pembukaan Wahana Chocodot World, untuk melengkapi destinasi wisata kabupaten Garut. Chocodot World merupakan mini museum cokelat yang menyatu dengan gerai cokelat. Selain bisa membeli beragam olahan cokelat yang terkenal dari Garut, pengunjung juga akan diberi edukasi tentang cokelat

Sumber:https://www.bbia.go.id/detail-berita-launching-ujicoba-komersial-mesin-pengolah-cokelat-kerjasama-litbangyasa-bbia--pt-tama---cokelat--page-1.html

0.0
Last Modified: -/-
Related Articles: Disperindagkop & UKM Provinsi Kaltara Kirim Peserta Pelatihan Anyaman ke Balai Besar Kerajinan d BBK Buka Peluang Kerjasama Litbang dengan Perguruan Tinggi dan Industri Kunjungan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kab. Bandung beserta IKM Binaan ke BBIA Surveilen Laboratorium Pengujian BBIA (ABICAL) dan Penambahan Ruang Lingkup Penjajagan Kerjasama BBLM dan Cetim Francis, khususnya industri 4.0 Diskusi Pembahasan Kerjasama Litbang BBIHP Jalin Kerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara Kerjasama Di Bidang Keramik dan Instrumentasi Antara Balai Besar Keramik dan Telkom University Pelatihan Kalibrasi Kerjasama BMKG & Balai Besar Industri Agro Kerjasama RBPI Oven Gas Manual untuk Produksi Kue dan Roti
Mesin Pengolah Cokelat

No Comments Yet...

Leave a reply

Your email address will not be published.