Berita/Artikel Litbang Share Information - berita/artikel terkait litbang industri

Pelajari Penyamakan Di BBKKP Untuk Pengembangan Wirausaha Bidang Kulit

0 Comments
716
23 Dec 2016

Potensi bahan baku kulit mentah di Kalimantan Timur melimpah, dikarenakan tingginya tingkat konsumsi daging sapi. Iwan Sedyowiyadi, pengepul kulit sapi dari Bontang, rata-rata tiap bulan bisa mengirimkan kulit sebanyak satu kontainer atau sekitar 20 ton ke Jawa, khususnya ke daerah Garut, Jakarta dan Magetan. Berdasarkan potensi perolehan bahan baku kulit tersebut, Iwan berinisiatif untuk tidak hanya menjadi pemasok, namun juga menjadi produsen dalam pengolahan kulit sapi dengan jalan mendirikan industri penyamakan kulit. Iwan juga punya keinginan mengolah sebagian kulitnya menjadi kerupuk/rambak, sehingga diajak mengunjungi Desa Segoroyoso sebagai penghasil kerupuk rambak.

Untuk meraih mimpinya, Iwan belajar ilmu penyamakan kulit dengan mengikuti pelatihan penyamakan kulit sapi di Balai Besar Kulit, Karet dan Plastik (BBKKP), selama 10 (sepuluh) hari mulai tanggal 13 s.d 23 Desember 2016. Sebagai instruktur pelatihan adalah Thomas Tukirin dari BBKKP.

Metode pelatihan dilakukan dengan memberikan teori selama 2 hari dilanjutkan dengan praktek, mulai dari proses basah yaitu : perendaman, penghilangan bulu, pengapuran, fleshing, penghilangan kapur, pengikisan protein, penghilangan lemak, pengasaman, penyamakan, penetralan, penyamakan ulang, pewarnaan dasar, dan peminyakan. Selanjutnya kulit difinish melalui tahapan : aging, toggling, staking, spraying, dan embossing.

Proses penyamakan kulit merupakan proses panjang dan memakan waktu yang lama, karena banyak tahapan yang harus dilalui hingga menjadi kulit jadi. Hal lainnya yang perlu diperhatikan dalam pendirian industri penyamakan kulit adalah penyiapan alat dan mesin produksi, aspek pengelolaan limbah dan minimalisir bau.

Iwan berharap pengetahuan yang didapat selama pelatihan penyamakan kulit bisa ditularkan kepada penerusnya, untuk mengembangkan wirausaha, dan sekaligus ke depannya bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar. Dengan adanya industri penyamakan kulit, diharapkan dapat ikut mengembangkan wirausaha baru dalam bidang pembuatan produk kulit dan garmen.

Sumber :www.bbkkp.go.id tanggal 23 Desember 2016

0.0
Last Modified: Tuesday 14 February 2017 18:12
Related Articles: SNI diwajibkan untuk produk komersial Pemeritah Wajibkan SNI untuk Produk Komersial Kemenperin: SNI Wajib untuk Produk Komersial di Indonesia Ini simulasi usulan potongan pajak 200-300 persen untuk industri Dorong Jumlah Wirausahawan Baru, Kemenperin SinergikanTaman Sains Dan Teknologi (STP) dengan Industr BBKB dan Bupati Bantul, Perkuat Pengembangan IKM Kerajinan dan Batik Angkat Keunggulan Daerah, Kemenperin Dirikan Balai Pengembangan Produk dan Standardisasi Industri (B Uji lapisan polimer untuk kanker, mencegah infeksi, mendeteksi kontaminasi bakteri MAHASISWA MAGISTER TEKNIK SISTEM UGM PELAJARI PROSES IPAL BBKKP Riset dan Pengembangan Industri Terus Didorong
PELAJARI PENYAMAKAN DI BBKKP

No Comments Yet...

Leave a reply

Your email address will not be published.