Balai Besar Tekstil Inovasi Alat Tenun Bukan Mesin (ATMB) Dobby Elektronik

Inovasi Alat Tenun Bukan Mesin (ATMB) Dobby Elektronik

Salah satu tahapan dalam pertenunan ATBM dobby ialah pembuatan desain tenun (gambar desain, penyusunan kartu dobby, pemasangan kartu pada perangkat dobby). Tahapan ini relatif lama terutama untuk desain yang rumit. Penelitian pembuatan ATBM dobby elektronik diharapkan dapat mempersingkat proses desain kain tenun ATBM. Penelitian meliputi pembuatan rangka ATBM, menyusun perangkat dobby elektronik, pembuatan software desain, pembuatan sistem kontrol dobby elektronik, persiapan pertenunan, dan pengujian ATBM (proses tenun). Hasil pengujian ATBM dobby elektronik dibandingkan dengan ATBM dobby mekanik dalam hal pembuatan kain tenun menunjukkan bahwa ATBM dobby elektronik unggul dalam hal pembuatan desain, mekanisasi proses tenun (pembukaan mulut lusi, penguluran benang lusi dan penggulungan kain), dan kemudahan operasional tenun berkat penerapan teknologi elektronik.

Kain tenun tradisional yang dihasilkan beberapa daerah di Indonesia pada umumnya dibuat secara manual menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) atau menggunakan gedogan dimana teknologinya masih sangat sederhana. Penggunaan ATBM maupun gedogan dalam memproduksi kain tenun relatif lama, semakin variatif desain yang ingin dihasilkan maka semakin banyak pula waktu yang dibutuhkan, baik saat proses tenun atau persiapan pertenunannya.

Penelitian ini bertujuan mengembangkan ATBM dengan menggunakan sistem dobby elektronik. Dalam rancang bangun ini, beberapa fungsi tenun pada ATBM diganti mekanisme kerjanya secara elektronik, diantaranya fungsi dobby, penguluran benang lusi dan penggulungan kain. Kain yang dihasilkan tetap memiliki ciri dan karakteristik hasil tenun ATBM. Dengan dikembangkannya ATBM dobby elektronik tersebut diharapkan proses pembentukan desain menjadi lebih cepat dan dapat digunakan kembali dengan memanggil data desain yang diinginkan karena data desain sudah tersimpan pada database komputer.